Rabu, 14 Oktober 2015

Fatamorgana.

Aku gak tahu kenapa perasaan ini dari awal kita satu lokasi tanpa bicara dan hanya aku yang memperhatikan mu dari tempat aku duduk, "masih sama."
Perasaan yang aku masih gak ngerti apa namanya. Seneng? Kagum? Suka? Cinta? Aku gak bisa menyimpulkan sendiri apa itu namanya.

Sampai saat ini, hampir 3 tahun. Kita hanya sekedar teman ngobrol, teman bertukar pikiran, teman bercanda, teman olok-olok-an dan bahkan hanya teman saling lewat.
Tanpa kamu sadar, aku sering tersenyum memperhatikan kamu di setiap titik tempat yang kamu tempati. Dan tanpa kamu sadar pula, disaat yang bersamaan air mata ini jatuh karena mu.
Aku gak ngerti dan gak bisa baca perasaan kamu. Tapi setiap kamu berinteraksi dengan ku, aku merasa ada yang beda. Entah.. mungkin aku yang terlalu bawa perasaan.

Dan sekarang, aku sadar. Aku gak bisa terus menyiksa perasaan ku sendiri. Aku gak bisa terus-terus-an buang air mata ku karena hal yang belum tentu akan jadi milikku seutuhnya.

Satu hal yang harus kamu tahu, entah kapan kamu sadar dan kamu tahu.
Aku, perempuan yang pernah memperhatikan mu dalam diam.
Aku, perempuan yang pernah menangisi mu dalam diam.
Aku, perempuan yang pernah bahagia bisa mengenal mu.

-Oktavia D. Budianti, 14 October 2015-

Rabu, 19 November 2014

Musikalisasi Puisi "Kenangan" By me (Oktavia Dwi Budianti) ^^)/

Hai! Gue mau share lirik musikalisasi puisi karya gue sendiri yang judulnya "Kenangan" Maaf yaa masih amatiran. Hihi^^

Dahulu kita saling bercanda
Dahulu kita saling tertawa
Dahulu kita saling berbagi suka duka bersama
Dan dahulu kita saling menikmati musim cinta bersama

Ketika kau memutuskan untuk pergi meninggalkan ku sendiri
Sungguh aku merasa diriku tertampar akan kata-kata manis mu dahulu itu
Seakan-akan kau datang hanya sebagai pemanis sementara yang tidak awet kualitasnya
Kau sudah membuat aku jatuh terlalu dalam akan cintamu
Apakah kau begitu jahatnya?
Hingga kini kau memutuskan untuk meninggalkan ku?
Apa kau tidak memikirkan perasaan aku sebagai seorang perempuan?
Teganya dirimu...

Setiap malam nan kelabu
Bayangan mu selalu menghantui lamunanku
Seakan-akan bayangan mu tidak ingin pergi
Bayangan mu selalu mengajakku untuk kembali ke masa lalu
Masa lalu dimana kenangan kita bersama itu.....
Dirajut dengan akhir yang menyedihkan
Aku ingat, dahulu kau selalu membuat hari-hari ku penuh warna
Dahulu kau sangat tahu bagaimana caranya membuat aku tersenyum dan tertawa setiap hari
Dan dahulu kau selalu menjadi bahu air mata ku ketika aku bersedih

Tapi sekarang...
Semuanya sudah berubah
Sudah berbeda
Kau seperti orang asing bagi ku
Kau tidak seperti dulu
Andaikan kamu mengerti perasaan ku saat ini
Sungguh sulit bagiku melupakan kenangan manis itu
Tapi...
Jika aku terus terdampar ke masa lalu
Aku tidak akan bisa melupakan kenangan itu

Kini aku sadar,
Ternyata kau tidak mencintaiku
Kini aku sadar,
Ternyata kau tidak menyayangiku
Mungkin...
Dulu aku dibutakan oleh kegombalan dirimu
Tapi apa aku salah jika tetap mencintai dan menyayangi mu?
Aku bingung dengan semua ini
Mengapa sulit untuk melupakan mu

Mungkin hanya wanita bodoh seperti ku...
Yang terus terlarut akan kenangan masa lalu itu
Biarlah aku menyimpan dan mengenang kenangan manis yang berujung pahit itu...sendirian
Biarlah aku tetap menyayangi dan mencintai mu
Dalam kediam-diaman ku...
Dan dalam... kenangan kita berdua.

http://soundcloud.com/oktavia01/kenangan